Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Juli 2010

Yamaha V-IXION 2008 memang Handal

V-IXION
type = Sport
[caption id="attachment_176" align="alignright" width="300" caption="me V-Ixion"][/caption]
sudah hampir 2 tahun ini saya masih setia menunggangi si kuda besi produk dari Yamaha (semakin di depan) mungkin karena saya salah satu fans dari The Doctor (Valentino Rossi) atau memang kesengsem sama model Yamaha utamanya si Vixi ini yang memang sangat sporty dan gak kaya yang lainnya deh pokoke.
sampai dengan sekarang Vixi saya masih normal-normal saja, maklum saya cuma pake tuh vixi buat ke kantor atau jalan-jalan sama anak2 doang jarang ke luar kota apalagi touring kaya anak2 bikers umumnya.
selama setia menunggangi kuda besi dari Yamaha Vixi memang rasa PD jelas tambah, garang, elegan dan sporty tentunya, jadi tak jarang setiap kita jalan banyak yang nglirik si Vixi, maklum Vixi ane udah ta kasih baju dan asesories seadanya yang penting lain dari yang lain (biar di parkiran gampang dicari ... hihihi).
pokoknya salut deh buat Yamaha yang memang semakin di depan.
Spesifikasi :
Mesin
Model : 3C11
Tipe mesin : Liquid Cooled 4T, SOHC
Diameter x langkah : 57 x 58,7 (mm)
Volumen silinder : 149.8 cc
Perbandingan kompresi : 10.4 : 1
Sistem starter : Kick dan Electric starter
Putaran langsam : 1300, 1500 rpm
Power : 11.10 kw (14.88 HP) / 8.500 rpm
Torsi : 13.10 nm (1.34 kgf.m)/ 7.500 rpm

Bahan Bakar
Bahan bakar disarankan : Unleaded Gasoline (premium tanpa timbal)
Kapasitas tangki : 12 ltr

Oli Mesin
Oli disarankan : SAE 20W40/ SAE 20W50 API Service SJ
Sistem pelumasan : Tipe basah

Rabu, 31 Maret 2010

Bahan Pembuatan Fiberglass


  1. Erosil


Erosil adalah bahanyang menyerupai bubuktapi sangat halus kayak bedak bayi, fungsinya adalah sebagai perekat/ nempelin Mat supaya fiberglass jadi kuat dan tidak mudah patah/pecah.

  1. Resin


Resin inilah bahan utama/ pokok pada pembuatan fiberglass resin seperti oli atau lem (kental), kebanyakan berwarna hitam atau bening, fungsinya adalah mengencerkan semua bahan yang akan dicampur. Resin mempunyai beberapa tipe dari yang keruh, berwarna hingga yang bening dengan berbagai kelebihannya seperti kekerasan, lentur, kekuatan dan lain-lain. Selain itu harganya-pun bervariasi.

  1. Katalis


Katalis berbentuk cairan jernih dengan bau menyengat. Fungsinya sebagai katalisator agar resin lebih cepat mengeras. Penambahan katalis ini cukup sedikit saja tergantung pada jenis resin yang digunakan. Selain itu umur resin juga mempengaruhi jumlah katalis yang digunakan. Artinya resin yang sudah lama dan mengental akan membutuhkan katalis lebih sedikit bila dibandingkan dengan resin baru yang masih encer. Zat kimia ini biasanya dijual bersamaan dengan resin. Perbandingannya adalah resin 1 liter dan katalisnya 1/40 liter.

  1. Pigment


Pigment adalah zat pewarna saat bahan fiberglass dicampur. Pemilihan warna disesuaikan dengan selera pembuatnya. Pada umumnya pemilihan warna untuk mempermudah proses akhir saat pengecatan.

  1. Mat


Bahan ini berupa anyaman mirip kain dan terdiri dari beberapa model, dari model anyaman halus sampai dengan anyaman yang kasar atau besar dan jarang-jarang. Berfungsi sebagai pelapis campuran/adonan dasar fiberglass, sehingga sewaktu unsur kimia tersebut bersenyawa dan mengeras, mat berfungsi sebagai pengikatnya. Akibatnya fiberglass menjadi kuat dan tidak getas.

  1. Talk


Sesuai dengan namanya, bahan ini berupa bubuk berwarna putih seperti sagu. Berfungsi sebagai campuran adonan fiberglass agar keras dan agak lentur.

  1. Aseton


Pada umumnya cairan ini berwarna bening, fungsinya yaitu untuk mencairkan resin. Zat ini digunakan apabila resin terlalu kental yang akan mengakibatkan pembentukan fiberglass menjadi sulit dan lama keringnya.

  1. Cobalt


Cairan kimia ini berwarna kebiru-biruan berfungsi sebagai bahan aktif pencampur katalis agar cepat kering, terutama apabila kualitas katalisnya kurang baik dan terlalu encer. Bahan ini dikategorikan sebagai penyempurna, sebab tidak semua bengkel menggunakannya. Hal ini tergantung pada kebutuhan pembuat dan kualitas resin yang digunakannya. Perbandingannya adalah 1 tetes cobalt dicampur dengan 3 liter katalis. Apabila perbandingan cobalt terlalu banyak, dapat menimbulkan api.

  1. PVA


Bahan ini berupa cairan kimia berkelir biru menyerupai spiritus. Berfungsi untuk melapis antara master mal/cetakan dengan bahan fibreglass. Tujuannya adalah agar kedua bahan tersebut tidak saling menempel, sehingga fiberglass hasil cetakan dapat dilepas dengan mudah dari master mal atau cetakannya.

  1. Mirror


Sesuai namanya, manfaatnya hampir sama dengan PVA, yaitu menimbulkan efek licin. Bahan ini berwujud pasta dan mempunyai warna bermacam-macam. Apabila PVA dan mirror tidak tersedia, perajin/pembuat fiberglass dapat memanfaatkan cairan pembersih lantai yang dijual bebas di mall/ toserba.

  1. Dempul


Setelah hasil cetakan terbentuk dan dilakukan pengamplasan, permukaan yang tidak rata dan berpori-pori perlu dilakukan pendempulan.Tujuannya agar permukaan fiberglass hasil cetakan menjadi lebih halus dan rata sehingga siap dilakukan pengecatan

bahan-bahan di atas bisa diperoleh di Toko Kimia terdekat.
Google Translate
jangan lupa pasang juga yang ini di blog sobat
my link banner, terima kasih.
Free Counter
blog lainnya :

Followers

 

Copyright © 2009 by blogtjahmodjo

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger